Thursday, April 20, 2017

PEMBAHASAN
A.    PENGERTIAN ADMINISTRASI UMUM

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia kata administrasi (ad-mi-nis-tra-si) mempunya arti : 1.Usaha dan kegiatan yang meliputi penetapan tujuan serta penetapan cara-cara penyelenggaraan pembinaan organisasi; 2.Usaha dan kegiatan yang berkaitan dengan penyelenggaraan kebijakan untuk mencapai tujuan; 3.Kegiatan yang berkaitan dengan penyelenggaraan pemerintahan; 4.Kegiatan kantor dan tata usaha.
Administrasi dapat dpahami secara sempit dan secara luas. Dalam arti sempit administrasi itu berkisar pada masalah pencatatan, tatausaha, tulis menulis, mengertik, dan kearsipan.
Dalam arti luas, sebagaimana dikemukakan oleh John M. Pfiffner dan Robert Vance Presthus (1960) bahwa administrasi ialah “suatu kegiatan atau proses yang terutama berkenaan dengan upaya atau jalan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan”. Demikian pula Sondang P. Siagian merumuskan administrasi sebagai “keseluruhan proses kerja sama antara dua orang atau lebih yang didasarkan atas rasionalitas tertentu untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan sebelumnya”.[1]
Jadi dapat disimpulkan dari dua pendapat para ahli di atas bahwa administrasi adalah sebuah proses dalam merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi kegiatan yang dilakukan oleh seorang dan sekelompok orang. Seluruh proses itu bertujuan untuk mengatur jalannya kegiatan yang telah direncanakan.
Administrasi dalam pengertian luas lebih ditekankan pada proses penyelenggaraan kegiatan. Sebagai proses kegiatan, administrasi dapat dilakukan oleh siapa saja. Contoh, si A ingin membuka took kelontong. Ia kemudian merencanakan apa saja yang akan di jual (isi toko) dan dari mana modal diperoleh. Setelah direncanakan, kemudian ia membeli barang, mengatur keluar masuk uang, melayani orang belanja dan sekaligus mengawasi barang-barangnya. Semua tindakan si A ini termasuk ke dalam tindakan seorang Administrator.
Apa saja yang termasuk kegiatan yang dilakukan oleh si A itu seperti merencanakan toko, merencanakan isinya, merencanakan modal, membeli peralatan, membeli barang, mengatur keuangan, melayani orang belanja, mengawasi barang dan sebagainya. Semua kegiatan ini dinamakan administrasi. Tujuan yang hendak dicapainya ialah kesejahteraan keluarga.
Kalau toko si A itu telah berkembang, tentu saja proses kegiatan itu tidak lagi bisa dilakukan sendiri. Ia membutuhkan orang lain untuk ikut serta menjalankan usaha tokonya. Dari sinilah mulai timbul organisasi. Organisasi itu wadah dan tempatnya administrasi. Untuk menjalankan tokonya secara baik, diperlukan tenaga-tenaga ahli yang sesuai dengan bidangnya. Tindakan menggunakan para ahli untuk mencapai tujuan yang diinginkan dinamakan managemen.
Dengan demikian, dalam melakukan kegiatan administrasi seorang administrator di bantu oleh beberapa orang dalam menjalankan tugas-tugasnya untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Kerja sama antara orang-orang itu ditempatkan dalam satu wadah organisasi. Agar orang-orang yang bekerja sama itu bekerja sesuai yang diharapkan, maka mereka perlu digerakkan oleh seorang administrator. Tindakkan menggerakkan orang-orang agar mencapai tujuannya itu dinamakan managemen. Atau dengan kata lain managemen itu “proses koordinasi yang meliputi kegiatan mengarahkan dan menyelaraskan tindakan para bawahan, sumber-sumber dana, alat perlengkapan, metode bekerja, waktu dan tempat kerja menuju pada sasaran yang telah ditetapkan”[2]
Adapun pengertian administrasi menurut para ahli, diantaranya :

1.      ULBERT
Administrasi secara sempit didefinisikan sebagain penyusunan dan pencatatan data dan informasi secara sistematis baik internal maupun eksternal dengan maksud menyediakan keterangan serta memudahkan untuk memperoleh kembali baik sebagian maupun menyeluruh. Pengertian administrasi secara sempit ini lebih dikenal dengan istilah Tata Usaha

2.      WH EVANS
Administrasi adalah fungsi yang menyangkut manajemen  dan pengarahan semua tahap operasi perusahaan mengenai pengolahan bahan keterangan, komunikasi, dan ingatan organisasi

3.      ARTHUR GRAGER
Administrasi adalah fungsi tata penyelenggaraan terhadap komunikasi dan pelayanan warkat suatu organisasi

4.      WILLIAM LEFFINGWELL dan EDWIN ROBINSON
Administrasi adalah cabang ilmu manajemen yang berkenaan dengan pelaksanaan pekerjaan perkantoran secara efisien, kapan, dan dimana pekerjaan itu harus dilakukan

5.      GEORGE TERRY
Administrasi adalah perencanaan, pengendalian, dan pengorganisasian pekerjaan perkantoran, serta penggerakan mereka yang melaksanakannya agar mencapai tujuan yang telah ditetapkan

“Administration has been defined as the guidance, leadership, and control of the effort of a group of individuals towards some common goal”
(William H. Newman dalam Administration Action)

Administrasi didefinisikan sebagai bimbingan, kepemimpinan, dan kontrol dari pada usaha-usaha kelompok, individu-individu terhadap terciptanya tujuan bersama Administrasi dapat diartikan dalam arti sempit dan luas. Soewarno Handayaningrat mengatakan “Administrasi dalam arti sempit berasal dari kata Administratie (bahasa Belanda) yaitu meliputi kegiatan catat-mencatat, surat-menyurat, pembukuan ringan, ketik-mengetik, agenda, dan sebagainya yang bersifat teknis ketatausahaan” (1988:2).

Sedangkan dalam arti luas dapat disimpulkan pada dasarnya mengandung unsure pokok yang sama yaitu adanya kegiatan tertentu, adanya manusia yang melakukan kerja sama serta mencapai tujuan yang telah ditentukan sebelumnya. (lihat pengertian Administrasi menurut William H. Newman)

Tujuan Administrasi
            1. Efektifitas produksi
  1. Efisiensi
  2. Kemampuan menyesuaikan diri (Adaptability)
  3. Kepuasan kerja
B.     Pengertian Administrasi Negara

Istilah administrasi negara berasal dari Bahasa latin adinistrare yang dalam Bahasa Belanda diartikan sama dengan besturen. Besturen dalam pengertian fungsional berarti  fungsi  pemerintahan.  Pemerintah dalah fungsi pemerintah ( het besturen, het regeren )dalam arti menjalankan tugas-tugas memerintah.  Arti pemerintahan ini secara negative adalah fungsi Negara  yang bukan fungsi peradilan (rechstpraak ) dan bukan fungsi perundang-undangan. Pemerintah dalam arti luas, adalah pelaksanaan tugas seluruh badan-badan, lembaga-lembaga, dan petugas-petugas yang diserahi wewenang mencapai tujuan Negara.  Pemerintah dalam arti sempit mencakup organisasi-organisasi fungsi-fungsi yang menjalankan tugas pemerintahan.
Dalam melaksanakan fungsi pemerintahan atau melakukan tugas pemerintahan ini, terdapat pula istilah penguasa. Untuk melaksanakan fungsi pemerintahan penguasa melakukan berbagai macam tindakan pemerintahan yang berupa :
A.    Keputusan-keputusan
B.     Ketetapan yang bersifat umum
C.     Tindakan hukum perdata
D.    Tindakan nyata
Adapun pengertian Negara menurut para ahli :
1.      Bachsan Mustafa, SH; administrasi Negara adalah sebagai gabungan jabatan  jabatan yang dibentuk dan disusun secara bertingkat yang diserahi kepada badan – badan pembuat undang – undang dan badan – badan kehakuman.
2.      Administrasi Negara adalah segenap proses penyelenggaraan yang dilakukan oleh aparatur pemerintah suatu Negara, untuk mengatur dan menjalankan kekuasaan Negara, guna menyelenggarakan kepentingan umum.
3.      dan II dan Daerah istimewa, yang masing – masing diberi kekuasaan untuk berdasarkan suatu delegasi dari Pemerintah Pusat (Medebewind) memerintah sendiri daerahnya.

Ciri-ciri administrasi
a.     Kelompok yang terdiri atas 2 orang atau lebih.
b.      Kerjasama
c.       Kegiatan/proses/usaha
d.      Bimbingan
e.       Tujuan
Sebagai ilmu,administrasi mempunyai berbagai cabang, yang salah satu di antaranya adalah administrasi negara.Administrasi negara juga mempunyai banyak sekali definisi, yang secara umum dapat dibagi dalam dua kategori. Pertama, definisi yang melihat administrasi negara hanya dalam lingkungan lembaga eksekutif saja. Dan kedua, definisi yang melihat cakupan administrasi negara meliputi semua cabang pemerintahan dan hal-hal yang berkaitan dengan publik.Terdapat hubungan interaktif antara administrasi negara dengan lingkungan sosialnya. Di antara berbagai unsur lingkungan sosial, unsur budaya merupakan unsur yang paling banyak mempengaruhi penampilan (performance) administrasi negara.

C.    Pengertian Administrasi Islam

Administrasi Islam adalah proses penyelenggaraan kegiatan yang dilakukan oleh seorang atau beberapa orang Islam dimana kegiatan tersebut tidak bertentangan dengan syari’at Allah dan Rasul-Nya untuk mencapai tujuan yang diridhai Allah.
Disini terlihat bahwa administrasi Islam lebih menekankan pada aspek nilai. Sumber utama yang digunakan sebagai panduan dalam administrasi itu adalah Al-Qur’an dan Al-Sunnah serta perilaku para sahabat dan tabi’in. Misalnya, seorang administrator Islam harus memiliki sikap tulus dalam bekerja, memandang dunia hanya sebagai tempat sementara dan bekerja merupakan bekal akhirat, meletakkan dirinya sebagai hamba Allah dalam menjalankan aktifitas administrasinya.
Filosofi dasar administrasi Islam berpusat di sekitar konsep keluhuran, kesalehan, keadilan, persamaan, dan keadilan sosial. Misalnya masalah administrasi negara dalam Islam bukan saja hanya menekankan pemerintah yang harus bertaut dengan agama, melainkan administrasi yang berakar pada nilai dan etika Islam.
Konsep-konsep yang dirumuskan dalam administrasi Islam merujuk pada sumber yang autentik (Al-Qur’an dan Hadits). Para administrator menjadikan prinsip-prinsip dasar administrasi yang ada dalam Al-Qur’an sebagai panduannya. Prinsip-prinsip itu dimuat dalam beberapa ayat, diantaranya surat An-Nur ayat 55, yang berbunyi :
  
55.dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kamu dan mengerjakan amal-amal yang saleh bahwa Dia sungguh- sungguh akan menjadikan mereka berkuasa dimuka bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridhai-Nya untuk mereka, dan Dia benar-benar akan menukar (keadaan) mereka, sesudah mereka dalam ketakutan menjadi aman sentausa. mereka tetap menyembahku-Ku dengan tiada mempersekutukan sesuatu apapun dengan aku. dan Barangsiapa yang (tetap) kafir sesudah (janji) itu, Maka mereka Itulah orang-orang yang fasik.

Surat Faatir ayat 39,

39. Dia-lah yang menjadikan kamu khalifah-khalifah di muka bumi. Barangsiapa yang kafir, Maka (akibat) kekafirannya menimpa dirinya sendiri. dan kekafiran orang-orang yang kafir itu tidak lain hanyalah akan menambah kemurkaan pada sisi Tuhannya dan kekafiran orang-orang yang kafir itu tidak lain hanyalah akan menambah kerugian mereka belaka.

Surat Shaad ayat 26,
   
26. Hai Daud, Sesungguhnya Kami menjadikan kamu khalifah (penguasa) di muka bumi, Maka berilah keputusan (perkara) di antara manusia dengan adil dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu, karena ia akan menyesatkan kamu dari jalan Allah. Sesungguhnya orang-orang yang sesat darin jalan Allah akan mendapat azab yang berat, karena mereka melupakan hari perhitungan.

Surat Asy-Syura ayat 38,
  
38. dan (bagi) orang-orang yang menerima (mematuhi) seruan Tuhannya dan mendirikan shalat, sedang urusan mereka (diputuskan) dengan musyawarat antara mereka; dan mereka menafkahkan sebagian dari rezki yang Kami berikan kepada mereka.

Dan sebagainya. Sementara prinsip-prinsip kepemimpinan (administrator) juga dimuat dalam ayat al-Qur’an, diantaranya surat Al-Baqarah ayat 124, dan 247 :

124. dan (ingatlah), ketika Ibrahim diuji[87] Tuhannya dengan beberapa kalimat (perintah dan larangan), lalu Ibrahim menunaikannya. Allah berfirman: "Sesungguhnya aku akan menjadikanmu imam bagi seluruh manusia". Ibrahim berkata: "(Dan saya mohon juga) dari keturunanku"[88]. Allah berfirman: "Janji-Ku (ini) tidak mengenai orang yang zalim".

[87] Ujian terhadap Nabi Ibrahim a.s. diantaranya: membangun Ka'bah, membersihkan ka'bah dari kemusyrikan, mengorbankan anaknya Ismail, menghadapi raja Namrudz dan lain-lain.
[88] Allah telah mengabulkan doa Nabi Ibrahim a.s., karena banyak di antara Rasul-rasul itu adalah keturunan Nabi Ibrahim a.s.
  
247. Nabi mereka mengatakan kepada mereka: "Sesungguhnya Allah telah mengangkat Thalut menjadi rajamu." mereka menjawab: "Bagaimana Thalut memerintah Kami, Padahal Kami lebih berhak mengendalikan pemerintahan daripadanya, sedang diapun tidak diberi kekayaan yang cukup banyak?" Nabi (mereka) berkata: "Sesungguhnya Allah telah memilih rajamu dan menganugerahinya ilmu yang Luas dan tubuh yang perkasa." Allah memberikan pemerintahan kepada siapa yang dikehendaki-Nya. dan Allah Maha Luas pemberian-Nya lagi Maha mengetahui.

Surat Ali Imran ayat 118

118. Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu ambil menjadi teman kepercayaanmu orang-orang yang, di luar kalanganmu (karena) mereka tidak henti-hentinya (menimbulkan) kemudharatan bagimu. mereka menyukai apa yang menyusahkan kamu. telah nyata kebencian dari mulut mereka, dan apa yang disembunyikan oleh hati mereka adalah lebih besar lagi. sungguh telah Kami terangkan kepadamu ayat-ayat (Kami), jika kamu memahaminya.

Surat An-Nisa ayat 58, 59, 83

58. Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya, dan (menyuruh kamu) apabila menetapkan hukum di antara manusia supaya kamu menetapkan dengan adil. Sesungguhnya Allah memberi pengajaran yang sebaik-baiknya kepadamu. Sesungguhnya Allah adalah Maha mendengar lagi Maha melihat. 59. Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu. kemudian jika kamu berlainan Pendapat tentang sesuatu, Maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al Quran) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya.
  
83. dan apabila datang kepada mereka suatu berita tentang keamanan ataupun ketakutan, mereka lalu menyiarkannya. dan kalau mereka menyerahkannya kepada Rasul dan ulil Amri[322] di antara mereka, tentulah orang-orang yang ingin mengetahui kebenarannya (akan dapat) mengetahuinya dari mereka (Rasul dan ulil Amri)[323]. kalau tidaklah karena karunia dan rahmat Allah kepada kamu, tentulah kamu mengikut syaitan, kecuali sebahagian kecil saja (di antaramu).

[322] Ialah: tokoh-tokoh sahabat dan Para cendekiawan di antara mereka.
[323] Menurut mufassirin yang lain Maksudnya Ialah: kalau suatu berita tentang keamanan dan ketakutan itu disampaikan kepada Rasul dan ulil Amri, tentulah Rasul dan ulil amri yang ahli dapat menetapkan kesimpulan (istimbat) dari berita itu.

Surat Asy-Syu’araa ayat 150-152

150. Maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku; 151. dan janganlah kamu mentaati perintah orang-orang yang melewati batas, 152. yang membuat kerusakan di muka bumi dan tidak Mengadakan perbaikan".

Surat Shaad ayat 28
  
28. Patutkah Kami menganggap orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal yang saleh sama dengan orang-orang yang berbuat kerusakan di muka bumi? Patutkah (pula) Kami menganggap orang- orang yang bertakwa sama dengan orang-orang yang berbuat ma'siat?

Surat Az-Zumar ayat 9

9. (apakah kamu Hai orang musyrik yang lebih beruntung) ataukah orang yang beribadat di waktu-waktu malam dengan sujud dan berdiri, sedang ia takut kepada (azab) akhirat dan mengharapkan rahmat Tuhannya? Katakanlah: "Adakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?" Sesungguhnya orang yang berakallah yang dapat menerima pelajaran.

Dengan demikian, administrasi islam merupakan kajian teoritik yang sumber-sumbernya berasal dari wahyu. Kajian administrasi Islam kemudian dikembangkan oleh para ulama yang disusun dalam karya-karya mereka seperti Abu Yusuf, Al-Ghazali, Ibnu Taimiyah, Ibnu Khaldun dan sebagainya.
Sekali lagi, administrasi Islam merupakan kajian teoritik mengenai konsep-konsep administrasi dalam Islam. Lalu, bagaimana dengan administrasi Islam di Indonesia? Administrasi Islam di Indonesia merupakan kajian mengenai implementasi administrasi Islam yang bercorak ke-Indonesiaan. Kajiannya berupaya menyuguhkan praktek administrasi Islam di Indonesia. Oleh karena itu, ia bukan lagi mengkaji secara teoritik administrasi Islam.
Definisi yang mungkin diketengahkan mengenai administrasi Islam di Indonesia ialah proses penyelenggaraan kegiatan yang dilakukan oleh seorang atau beberapa orang Islam dalam wadah tertentu melalui suatu perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan untuk mencapai tujuan yang telah di tetapkan.




DARTAR PUSTAKA

Al-Quran

Diana Halim Koentjoro. Hukum Administrasi Negara. Bogor:Ghalia Indonesia.
            2004

Kamus Besar Bahasa Indonesia

Mirrian Syofian Arif. Organisasi dan Managemen. Universitas Terbuka, 1997

Ridwaan Wahyu. Administrasi Islam di Indonesia. Bandung

Sondang P. Siagian. Filsafat administrasi. Jakarta: Gunung Agung






[1] Sondang P. Siagian. Filsafat administrasi. (Jakarta: Gunung Agung, t.t). hlm 6
[2] Mirrian Syofian Arif. Organisasi dan Managemen. Universitas Terbuka, 1997. Hlm 16

0 comments:

Post a Comment

loading...

Tentang Saya

My photo
Bekasi, Jawa Barat, Indonesia
Asssalamu'alaikum perkenalkan saya Mohammad Najib Karim , saya membuat blog ini untuk membagi pengetahuan kepada rekan-rekan